Bubuk mineral yang dipakai dempul ini, sebagaimana namanya berasal dari bubuk gypsum. Gypsum sendiri yakni salah satu figur mineral sulfat yang terdiri dari kalsium sulfat dehidrat dengan struktur kimia CaSO4•2H2O. Kecuali kerap kali digunakan sebagai bahan untuk dasaran finishing dinding dan kayu, mineral ini juga seringkali ditemukan sebagai bahan dasar kapur.

Kegunaan dan Karakter Dempul Gypsum

gypsum

Sebagaimana disebut di atas, dempul berbasis gypsum mempunyai karakter berupa sifatnya yang tak akan masuk ke dalam pori media bagus kayu, tembok, atau media apa saja di mana bahan tersebut diaplikasikan. Sehingga penerapannya sebagai dasaran produk seperti mdf dan particle board lainnya sangat disarankan. Karena bahan-bahan tersebut mempunyai porositas yang besar sehingga bisa membikin cat yang diterapkan merembes masuk. Akhirnya ongkos produksi jadi boros, itu bahkan belum tentu dengan hasil finishing yang bagus. Perbedaan peresapan warna bahkan seringkali menyebabkan tak seragamnya warna kayu. Dengan aplikasi dempul berbasis gypsum, diharapkan cat yang diaplikasikan tak banyak meresap dan menghemat biaya cara kerja.
Pengertian Dempul Gypsum dan Pemakaiannya

Walaupun demikian itu, seperti halnya segala bahan yang kita ketahui, dempul gypsum bukannya tanpa kekurangan. Salah satu poin yang menjadi kelemahan produk dari bahan ini merupakan kesulitan cara untuk mengaplikasikannya. Karena, padahal dempul ini tidak “tenggelam” dalam media, tetapi ketika dipakai, substratnya cenderung melebar ketika mengering (expansion). Sehingga ketika digunakan seringkali terjadi pemuaian secara terencana .

Produk ini juga sungguh-sungguh disarankan cuma diaplikasikan untuk kebutuhan dalam ruangan atau indoor. Pasalnya, bahan ini mudah meresap air dan dikala itu terjadi, jelas lapisannya akan berubah edan rusak.