komponen fiberglass

Saat berbicara mengenai fiberglass tidak semua orang dapat mengerti dengan istilah tersebut namun umumnya orang jauh lebih mengerti dengan sebutan plastik berserat kaca. Fiberglass kini banyak diminati pada kalangan masyarakat, bahkan produk – produk yang terbuat dari bahan fiberglass kini sudah banyak terlihat di pinggiran jalan hingga di perumahan. Fiberglass merupakan perpaduan atau campuran dari beberapa bahan kimia atau bahan komposit yang bereaksi satu sama lain dan dapat mengalami pengerasan dalam waktu tertentu.

Fiberglass terdiri dari berbagai bahan serba guna yang mengkombinasikan keringanan bahan dengan kekuatan intrinsik untuk menyediakan suatu lapisan luar yang tahan lama dan kokoh, dengan berbagai variasi dan tekstur pada permukaan dan memiliki berbagai pilihan warna yang tidak terbatas. Bahan-bahan kimia yang menjadi bahan dasar atau bahan baku untuk membuat fiberglass beranekaragam.

10 Kegunaan, Fungsi dari Komponen – kompenen Fiberglass

Resin

Bahan utama dalam pembuatan aneka barang fiberglass yang pertama yaitu resin. Ada beberapa kegunaan dari komponen fiberglass yang satu ini yaitu untuk hiasan, lem, bahan hardware pengganti plastik atau kaca, mika dan lainnya.

Katalis

Katalis merupakan bahan aktif yang digunakan untuk mempercepat reaksi pengerasan resin, dan dapat membuat fiberglass bening dan berfungsi untuk pengencer adonan. Jika penggunaan katalis yang sedikit maka akan membuat resin mengeras dalam waktu yang lama. Sementara jika Anda menggunakan katalis yang terlalu banyak maka akan memperlama pengerasan resin atau lengket. Oleh karena itu Anda harus bisa memastikan takaran pada komponen tersebut dengan tepat.

Semakin cepat proses pengerasan maka panas yang dihasilkan semakin besar. Oleh sebab itu Anda harus memastikan bahwa takaran katalisnya tepat. Namun pada umumnya perbandingannya ketika Anda menggunakan katalis 1/40 liter maka  resin yang diperlukan 1 liter.

PVA

PVA memiliki warna biru mirip dengan spirtus. PVA berfungsi untuk melapis antara master mal atau cetakan dengan bahan fiberglass. Tujuannya agar kedua bahan tersebut tidak saling menempel, sehingga fiberglass hasil cetakan dapat dilepas dengan mudah dari alat cetakannya

Aceton

Ketika ingin menggunakan alat sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan aceton, agar nantinya alat tersebut dapat digunanakan lagi. Aceton juga dapat digunakan sebagai pengencer pada resin lama yang sudah mengental. Pada umumnya cairan ini berwarna bening,  yang berfungsi untuk mencairkan resin. Aceton ini digunakan apabila resin terlalu kental yang dapat mengakibatkan pembentukan fiberglass menjadi sulit dan keringnya semakin lama. Selain aceton  bisa digunakan MIBK (methyl iso-buthyl keton) yang penguapannya lebih lama tetapi jenis ini kurang baik jika digunakan untuk pengencer.

Fiber

Fiber digunakan untuk memberi efek anti pecah. Dengan menggunakan fiber pada pembuatan benda fiberglass maka akan memperkokoh benda khususnya pada bagian dalam benda.

Talk

Talk memiliki manfaat sebagai bahan pengisi dan penguat anti pecah bagian luar. Sementara jika fiber penguat pada bagian dalam. Apabila menggunakan talk hasil benda fiberglass akan lebih kokok dan tidak mudah retak.

Untuk memperjelas pemahaman jika didalam pembangunan gedung pasti memerlukan semen dan pasir. Talk diibaratkan sebagai pasir nya dan resin diibaratkan sebagai semennya. Jadi kedua komponen ini tidak dapat dipisahkan karena dengan campuran kedua ini lah yang akan membuat fiberglass semakin kokoh.

Silicone Rubber

Silicone rubber mempunyai manfaat sebagai bahan yang di gunakan untuk membuat cetakan. Hasil cetakan yang dibuat berupa karet silicone yang lentur. Sillicone rubber tidak hanya digunakan untuk cetakan resin, namun juga dapat digunakan untuk cetakan semen, gipsum, clay dan lainnya.

Anti lengket

Anti Lengket berfungsi Untuk melapisi permukaan cetakan dengan bahan adonan, sehingga tidak ada kontak antara cetakan dengan adonan resin .Hal tersebut dilakukan agar lebih mudah melepaskan benda hasil cetakan dengan alat pencetaknya. Biasanya Anti lengket jenis ini lebih dikenal dengan Mold release.

Mat

Mat merupakan bahan baku untuk membuat fiberglass yang memiliki bentuk fisik berupa anyaman yang mirip dengan kain dan memiliki beberapa model, mulai dari model anyaman yang cukup halus hingga model anyaman kasar, besar dan jarang-jarang. Bahan ini  memiliki fungsi untuk pelapis campuran adonan dasar dari fiberglass. Jadi ketika semua bahan kimia dicampur dan bersenyawa serta mengeras, Oleh karena itu bahan fiberglass menjadi cukup kuat dan tidak mudah pecah.

Cobalt

Cairan kimia ini berwarna sedikit biru dan berfungsi sebagai bahan aktif pencampur katalis supaya cepat kering, khususnya jika kualitas katalisnya kurang baik dan terlalu encer. Bahan ini dapat disebut juga sebagai penyempurna, karena tidak semua bengkel menggunakannya. Hal ini tergantung dari kebutuhan pembuat dan kualitas resin yang digunakan. Perbandingannya adalah 1 tetes cobalt dicampur dengan 3 liter katalis. Jangan sampai campurannya cobalt lebih banyak dibandingkan katalisnya karena dapat menimbulkan api.